Pengertian Dan Macam Macam Thaharah

0
23
macam macam thaharah

Pengertian dan macam macam thaharah – Thaharah adalah aktivitas seorang muslim untuk menghilangkan hadats besar maupun hadas kecil sebelum melakukan ibadah. Dalam islam kita telah diajarkan bagaimana cara bersuci, utamanya sebelum melakukan suatu ibadah baik itu ibadah wajib maupun sunna seperti sholat wajib dan sholat sunnah maupun ibadah-ibadah lainnya.

Thaharah menurut bahasa berarti “bersih atau bersuci” sedangkan menurut istilah thaharah berarti bersih atau bersuci dari hadas dan najis. Thaharah adalah segala bentuk bersuci atau menyucikan diri sebelum melakukan ibadah sholat baik itu berwudhu, bertayammum, maupun mandi wajib, jadi lebih singkatnya thaharah artinya bersuci

Berikut ini pengertian thaharah menurut beberapa madzhab:

1. Imam Asy Syafi’i (Madzhab Syafi’i)

Thaharah Menurut imam Asy Syafi’i berpendapat bahwa thaharah dalam syara’ digunakan dalam dua arti: pertama, thaharah yang berarti melakukan sesuatu yang membolehkan (seseorang) melaksanakan shalat seperti wudhu, tayammum, dan mandi yang sifatnya sunat sedangkan arti thaharah yang kedua, menurut mazhab Syafi’i adalah menghilangkan hadas dan najis atau melakukan sesuatu yang semakna dan yang sebentuk dengannya, seperti tayamum, mandi sunat dan sebagainya.

macam macam thaharah

2. Imam Malik Bin Anas (Madzhab Hanafi)

Thaharah menurut Imam Malik Bin Anas, thaharah ialah sifat hukmiyyah yang orang memilikinya dibolehkan shalat dengan pakaian yang dipakainya dan tempat yang
dia pakai untuk shalat. Sifat hukmiyyah berarti sifat yang bersifat maknawi yang ditentukan oleh sang pemilik hukum sebagai syarat sahnya shalat.

3. Imam Abu hanifah (Madzhab Hanafi)

Thaharah Menurut Imam Abu hanifah mengartikan thaharah adalah bersih dari hadats atau khabas. Bersih disini maksudnya mungkin sengaja dibersihkan atau juga bersih dengan sendirinya, seperti terkena air yang banyak sehingga najisnya hilang. Hadas adalah sesuatu yang bersifat syar’i yang menempati pada sebagian atau seluruh badan sehingga menghilangkan kesucian. Hadas disebut juga najasah hukmiyyah, artinya sang pembuat syariat menghukumi jika seorang berhadas maka dia dianggap memiliki najis dan dilarang untuk melakukan shalat sebagaimana juga dilarang ketika dia memiliki najis yang dzahir. Sedangkan khabats, secara istilah adalah suatu jenis materi yang kotor dan menjijikkan yang diperintahkan oleh pemilik syariat untuk dihilangkan dan dibersihkan.

4. Imam Ahmad Bin Hambal (Madzhab Hambali)

Thaharah Menurut Imam Ahmad Bin Hambal, thaharah menurut syara’ ialah hilangnya hadat atau yang semisalnya serta hilangnya najis atau huku hadast dan najis itu sendiri. Adapun hilangnya hadast berarti hilangnya sifat yang menghalangi sholat dan yang memiliki arti yang sama dengannya.

Secara umum pengertian thaharah adalah bersuci atau membersihkan diri dari hadas baik itu hadas besar maupun hadas kecil untuk memperoleh kesucian sebelum melaksanakan ibadah kepada Allah SWT.

Berikut ini macam macam thaharah yang wajib untuk diketahui:

macam macam thaharah ini ada dua macam thaharah yang perlu diketahui

1. Thaharah Ma’nawiah

Thaharah ma’nawiah atau dapat juga disebut thaharah qalbu yang berarti membersihkan dan mensucikan diri dari segala bentuk kesyirikan kepada Allah SWT dengan memperbanyak amal shaleh dan amal ibadah kepada Allah SWT.

Thaharah ma’nawiah termasuk kedalam thaharah yang paling diutamakan, karena sebelum melaksanakan ibadah dianjurkan untuk mensucikan hati dan jiwa dari segala perbuatan yang dilarang oleh Allah SWT salah satunya yaitu pebuatan syirik atau menyekutukan Allah SWT, Berbuat maksiat kepada Allah, memiliki sifat iri dan dengki serta sifat sombong, nah sifat inilah yang harus kita bersihkan dari dalam diri kita sebelum beribadah kepada Allah SWT.

2. Thaharah Nissiyah

Thaharah nissiyah atau yang kita kenal thaharah jasmani yaitu bentuk mensucikan diri sebelum beribadah kepada Allah SWT hadas dan najis baik itu hadas besar maupun hadas kecil serta kotoran yang terdapat didalam diri setiap manusia.

Thaharah nissiyah ini dapat kita sucikan dengan cara bersuci yaitu dengan mandi wajib, berwudhu, dan bertayamum. Mandi wajib dilakukan untuk menghilangkan hadas besar dan wajib hukumnya, berwudhu dilakukan untuk menghilangkan hadas hadas kecil, sedangkan bertayamum dilakukan untuk mensucikan diri ketika kita tidak menemukan air atau pada dalam keadaan sakit, bertayammum ketika sakit dilakukan apabila dengan seseorang yang sedang sakit menyentuk air dikhawatirkan penyakitnya akan bertambah parah.

BACA JUGA:

adapun dalil mengenai Thaharah adalah sebagai berikut

Allah SWT berfirman dalam surat Al Baqarah ayat 222,

اِنَ اللهَ يُحِبُ التَوَابِيْنَ وَيُحِبُ اْلمُتَطَهِرِيْنَ

Artinya: “Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bertaubat dan menyucikan diri.” (QS. Al-Baqarah: 222)

BACA JUGA: Tafsir QS. Al-Baqarah: 222

Lalu hadits tentang thaharah, Rasulullah SAW juga bersabda,

لَايُقْبَلُ اللهِ الصَلَاةَ بِغَيْرِ طَهُوْرُ

Artinya: “Allah tidak akan menerima shalat yang tidak dengan bersuci.” (HR. Muslim)

Semoga kita termasuk kedalam orang-orang yang senantiasa memperhatikan kebersihan dan kesucian baik pakaian maupun kebersihan jasmani.

Demikian pembahasan mengenai pengertian dan macam macam thaharah, semoga pembahasan kaliini memberikan manfaat bagi kita semua, namun apabila ada penyampaian kami yang kurang tepat, bisa disampaikan melalui kolom komentar.

sekian dan terima kasih.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here