6 Hak Muslim Terhadap Muslim Lainnya (Haqqul Muslim Alal Muslim)

0
156
Hak muslim terhadap muslim lainnya

6 HAK MUSLIM TERHADAP MUSLIM LAINNYA (HAQQUL MUSLIM ALAL MUSLIM) – Islam ialah agama kasih sayang yang senantiasa menekan serta memotivasi umatnya buat menciptakan perihal yang demikian yakni bersama berkasih sayang, oleh sebab itu islam memerintahkan sebagian tentang yang menjadi sebab terwujudnya perkerabatan. Tiap muslim tentu mau diperlakukan yang serupa yakni dibeikan haknya sebai seseorang muslim.

Berikut 6 HAK MUSLIM TERHADAP MUSLIM LAINNYA (HAQQUL MUSLIM ALAL MUSLIM)

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ – رضي الله عنه – قَالَ رَسُولُ اَللَّهِ – صلى الله عليه وسلم – – حَقُّ اَلْمُسْلِمِ عَلَى اَلْمُسْلِمِ سِتٌّ: إِذَا لَقِيتَهُ فَسَلِّمْ عَلَيْهِ, وَإِذَا دَعَاكَ فَأَجِبْهُ, وَإِذَا اِسْتَنْصَحَكَ فَانْصَحْهُ, وَإِذَا عَطَسَ فَحَمِدَ اَللَّهَ فَسَمِّتْهُ وَإِذَا مَرِضَ فَعُدْهُ, وَإِذَا مَاتَ فَاتْبَعْهُ – رَوَاهُ مُسْلِمٌ

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, ia berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Hak muslim kepada muslim yang lain ada enam.” Beliau shallallahu ’alaihi wa sallam bersabda, ”(1) Apabila engkau bertemu, ucapkanlah salam kepadanya; (2) Apabila engkau diundang, penuhilah undangannya; (3) Apabila engkau dimintai nasihat, berilah nasihat kepadanya; (4) Apabila dia bersin lalu dia memuji Allah (mengucapkan ’alhamdulillah’), doakanlah dia (dengan mengucapkan ’yarhamukallah’); (5) Apabila dia sakit, jenguklah dia; dan (6) Apabila dia meninggal dunia, iringilah jenazahnya (sampai ke pemakaman).” (HR. Muslim)

1. Memberi Salam

Hak Muslim Terhadap Muslim Lainnya yang pertama yakni berikan salam, baik itu pada saat berjumpa dijalan ataupun kala bertamu dirumah kerabat ataupun saudara.

Allah SWT berfirman:

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا لَا تَدْخُلُوا بُيُوتًا غَيْرَ بُيُوتِكُمْ حَتَّىٰ تَسْتَأْنِسُوا وَتُسَلِّمُوا عَلَىٰ أَهْلِهَا ۚ ذَٰلِكُمْ خَيْرٌ لَكُمْ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُونَ

Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu memasuki rumah yang bukan rumahmu sebelum meminta izin dan memberi salam kepada penghuninya. Yang demikian itu lebih baik bagimu, agar kamu (selalu) ingat. (Qs. An-Nur:27)

BACA JUGA: Tafsir Qs. An-Nur:27

Disunnahkan buat memberi salam kala berpisah, memasuki rumah yang ada orang ataupun pemilik didalam rumah itu ataupun rumah yang tidak berpenghuni. Melafalkan salam bisa dengan sebatas assalamu’ alaikum saja serta jawabannyapun dengan wa’ alaikum salam, dapat pula dengan perkataan salam yang utuh yakni assalamu’ alaikum wa rahmatullahi wa barakatuh serta tanggapannya juga utuh ialah wa’ alaikum salam wa rahmatullahi wa barakatuh

2. Menghadiri Undangan

Hak Muslim Terhadap Muslim Lainnya yang kedua yaitu menghadiri ajakan ketetapannya sunnah muakad, sebab dengan menghadiri undangannya maka perihal itu akan menyenangkan pihak yang mengundang serta bisa mendatangkan rasa cinta serta persatuan. Ada pula hukum dalam penuhi ajakan diatas berlaku lazim buat seluruh jenis undangan baik berbentuk ajakan makan ataupun kegiatan lain tercantum ajakan buat menolong ataupun membantu pihak yang mengundang.

Tetapi berlainan dengan ajakan walimatul‘ urs( perjamuan pernikahan), hukum menghadirinya yakni harus dengan bila ajakan tersebut mencakup ajakan pada hari pertama, orang yang mengundang merupakan seseorang muslim, ajakan yang nyata tertuju khusus dirinya pribadi serta bukan ajakan yang tertuju buat khalayak biasa, adapun yang mengundang harta maupun anggaran yang dipakai wajib jelas kehalalannya

3. Memberi pengarahan Bila Diminta

Hak Muslim Terhadap Muslim Lainnya

Ajakan merupakan pilar agama. Membagikan ajakan pada umumnyaadalah menuntun mereka mengarah pada apa yang membuatnya terus menjadi positif dalam hal dunia ataupun hal akhirat

Ada pula bila seorang memohon ajakan yang kepada anda maka nasihatilah ia, hendak tetapi juka seorang itu tidak meminta ajakan pada kamu hingga kamu tidak harus membagikan ajakan kepadanya. Walaupun begitu, ajakan ialah suatu adab yang tidak bisa guna diabaikan karena didalamnya ada kebaikan

4. Mendoakan Bersinnya Apabila ia Bertahmid

Bila ia bersin kemudian ia memuji Allah( melafalkan’ alhamdulillah’), doakanlah ia( dengan melafalkan’ yarhamukallah’”. Maksudnya‘’ yarhamukallah’( moga- moga Allah merahmatimu) yakni moga- moga Allah memberikanmu anugerah dengan mengembalikan anggota tubuh yang bersin kembali seperti awal serta tidak berubah. Tetapi kalimat tasmit ataupun tasymit merupakan doa kebaikan. Tiap orang yang mendoakan yang lain dengan kebaikan diucap dengan tasmit.

Bila terdapat orang bersin 3 kali serta tiap kali bersin ia bertahmid, hingga orang yang mendengar orang yanr gersin itu bertahmid maka seharusnya menanggapi tahmid itu, tetapi bila bersinnya bersinambung hingga mungkin orang itu lagi sakit orang yang mendengar sekiranya mendoakan kesehatan baginya.

5. Menjenguk Disaat Sakit

Perihal ini disunahkan dikala menjenguk orang sakit dengan tujuan guna membukakan pintu keinginan untuknya( membagikan semangat supaya senantiasa tabah menghadapi penyakitnya) supaya yang sakit tidak berputus asa dengan penyakit yang dihadapinya.

6. Mengantarkan Jenazahnya

Mendatangi prosesi penguburan jenzah ketetapannya sunnah, serta ini merupakan hak sang mayit serta keluarganya. mengantarkan jenazah pula ada ganjaran yang besar di dalamnya.

مَنْ صَلَّى عَلَى جَنَازَةٍ فَلَهُ قِيرَاطٌ وَمَنْ اتَّبَعَهَا حَتَّى تُوضَعَ فِي الْقَبْرِ فَقِيرَاطَانِ قَالَ قُلْتُ يَا أَبَا هُرَيْرَةَ وَمَا الْقِيرَاطُ قَالَ مِثْلُ أُحُدٍ

“Barangsiapa mensholatkan jenazah, maka baginya pahala satu qirath, dan siapa yang mengantarnya hingga jenazah itu di letakkan di liang kubur, maka baginya pahala dua qirath.”
“Ya Abu Hurairah, seperti apakah dua qirat itu?” Tanyaku. Beliau menjawab, “Seperti gunung Uhud.” (HR. Muslim)

Pada saat mengantarkan jenazah kita dimakruhkan buat membesarkan suara, berteriak, tertawa meskipun melantunkan ayat suci Al- qur’ an serta kalimat- kalimat dzikir kita dilarang mengeraskan suara. kita disunnahkan buat khuyuk dalam mengantarkan jenazah mempertimbangkan kondisi jenazah setelah itu mengambil pelajaran berarti dari insiden simayit buat diri individu selaku bekal jika kita hendak menyusul mereka

Semoga Artikel kali ini mengenai hak muslim terhadap muslim lainnya (haqqul muslim ala muslim) dapat bermanfaat bagi kita semua kita saling berkasih sayang terhhadap sesama muslim

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here