Penjelasan 5 Rukun Islam, Simak Pembahasan Selengkapnya

0
124
penjelasan rukun islam

Penjelasan rukun islam – Rukun islam adalah lima praktik penting di mana umat Islam bersumpah atas iman mereka. Ini adalah lima kewajiban yang difirmankan oleh Allah (SWT) bahwa setiap Muslim harus bertujuan untuk mencapai dan memantaskan untuk menjadi seorang mukmin yang layak. Mereka adalah ibarat blok bangunan untuk menciptakan kehidupan yang baik dan sejahtera di mata Islam. Seorang muslim harus beriman dan berikhtiar dengan kewajiban tersebut, menunjukkan ketaqwaannya kepada Allah SWT, maka dari itu kita harus mengetahui 5 rukun islam selain itu kita juga harus mengetahui urutan rukun islam yang benar.

Dibawah ini 5 penjelasan rukun islam yang wajib untuk diketahui adalah sebagai berikut:

1. Syahadat (Pernyataan Iman)

Penjelasan rukun islam yang pertama yaitu Syahadat. Syahadat adalah elemen terpenting dari lima rukun islam karena merupakan pernyataan iman. Ini menunjukkan keyakinan sepenuhnya kepada Allah (SWT) dan ajaran-Nya, dan itu adalah awal dari semua perjalanan Muslim.

Mereka yang lahir dalam keluarga Muslim sering mengucapkan Syahadat di telinga mereka ketika mereka lahir. Ketika mereka tumbuh dewasa, mereka diajari deklarasi dan belajar bagaimana hidup dengan pernyataan ini. Ketika individu masuk Islam, mereka diminta untuk menyatakan iman mereka kepada Allah (SWT) dengan membaca syahadat. berikut bacaan syahadat:

“Ashadu an la ilaha illa llahu, wa-ashadu anna muḥammadan rasulu-llah.” Muslim membaca deklarasi ini yang diterjemahkan menjadi ‘Tidak ada Tuhan selain Allah (SWT) dan Muhammad (SAW) adalah utusan terakhir Allah (SWT)’.

Pernyataan ini merupakan pujian bagi Allah (SWT) dan bahwa Nabi Muhammad (SAW) adalah utusan terakhir-Nya. Semua praktik Islam didasarkan pada pernyataan ini, menjadikannya praktik Islam yang paling signifikan.

2. Shalat (Shalat Wajib)

penjelasan rukun islam

Shalat semuanya diterjemahkan ke hal yang sama yaitu shalat wajib yang harus dilakukan semua Muslim lima kali sehari pada waktu yang telah ditentukan. Periode yang berbeda dari hari di mana Shalat dilakukan adalah saat fajar, tengah hari, sore, matahari terbenam dan pada waktu malam. Setiap doa berbeda dan memiliki nilai tersendiri.

Dalam shalat , shalat fardhu tidak boleh terlewatkan dan merupakan kewajiban bersama dengan salat wajib. Ada juga shalat sunah yang merupakan salat yang dianjurkan oleh Nabi Muhammad SAW, dan nafl yang merupakan salat sunnah. Semua Shalat didoakan dalam rakaat yang merupakan unit doa.

Shalat Subuh dikenal dengan Subuh yang dilakukan dengan shalat dua sunnah dan dua shalat fardhu, total empat rakaat. Sholat dzuhur disebut zuhur dan terdiri dari empat fardhu, empat sunnah, dua nafilah dan dua sunnah. Sholat yang dilakukan pada sore hari disebut Ashar dan berisi empat Fardhu dan empat Sunnat. Maghrib adalah Sholat yang dilakukan saat matahari terbenam dan terdiri dari, tiga Fard, dua Sunnat dan dua Nafl. Sholat wajib terakhir yang dilakukan di penghujung hari oleh umat Islam adalah Isya yang terdiri dari empat Fardhu, empat Sunnat, dua Sunnat, dua Nafl, tiga Witr dan dua Nafl.

Saat melakukan sholat, Wudhu (wudhu) harus dilakukan agar doanya diterima. Semua Shalat harus dilakukan dalam waktu yang ditentukan, dan ketika berdoa, umat Islam harus menghadap ke arah Ka’bah di Mekah. Muslim harus sepenuhnya tertutup dan membuat niat (Niyyah) sebelum shalat.

3. Berpuasa

Berpuasa adalah rukun Islam ketiga dan diterjemahkan menjadi puasa dari fajar hingga senja. Praktek puasa diamati berkali-kali dalam setahun karena berbagai alasan; Namun, Sawm adalah kewajiban selama bulan Ramadhan yang diberkati.

Ramadhan bulan penting dalam Islam. Muslim melakukan sawm selama 30 hari dan juga mengamati praktik baik lainnya selama waktu ini. Signifikansi Ramadhan berasal dari wahyu Al-Qur’an dari Allah (SWT) melalui busur Malaikat Jibril (Jibril) kepada Nabi Muhammad (SAW) di gua Hira.

Semua Muslim mampu yang telah melewati masa pubertas diwajibkan untuk berpuasa dari fajar hingga senja selama 30 hari Ramadhan. Ini adalah kesempatan bagi orang percaya untuk membersihkan jiwa mereka dan memungkinkan mereka untuk fokus pada hubungan mereka dengan pencipta mereka dan mencapai tujuan mereka untuk tumbuh secara spiritual. Ramadhan juga menjadi pengingat bahwa dunia ini hanya sementara dan harta berada di luar kendali kita dan akan datang dan pergi.

Selama waktu ini, umat Islam mulai memahami perjuangan yang dialami kaum miskin dan malang di seluruh dunia setiap hari, memastikan bahwa rasa syukur dan kerendahan hati dipahami di antara umat (komunitas).

4. Zakat

Zakat adalah bentuk amal yang diwajibkan dari semua orang dewasa Muslim yang mampu. Dalam Islam, sedekah adalah aspek yang sangat besar dan juga dipandang sebagai bentuk ibadah kepada Allah (SWT) Bagi umat Islam agar memenuhi syarat untuk memberikan sumbangan ini mereka harus dapat memenuhi ambang batas nisab minimum (jumlah minimum kekayaan yang terkumpul) dan menjaga kekayaan mereka pada tingkat itu selama satu tahun lunar penuh. Hal-hal seperti uang di bank dan saham diperhitungkan, seperti juga rumah kedua dan mobil. Satu-satunya rumah dan satu-satunya mobil yang digunakan Muslim tidak termasuk saat menghitung Zakat .

Sumbangan Zakat yang diberikan oleh setiap Muslim yang mampu membantu orang miskin dan membutuhkan di seluruh dunia, memberi mereka kebutuhan untuk kelangsungan hidup dasar dan banyak lagi. Tidak ada waktu khusus bagi umat Islam untuk membayar zakat, tetapi banyak yang memilih untuk melakukan pembayaran di 10 hari terakhir Ramadhan karena mereka percaya bahwa pahalanya lebih besar saat ini.

Zakat tidak sama dengan Zakat Fitrah yang merupakan sumbangan setiap Muslim – tanpa memandang usia – harus dilakukan selama Ramadhan. Dalam hal anak-anak, kepala rumah tangga harus menyumbang atas nama mereka.

5.Haji (ziarah)

penjelasan rukun islam ke 5 ialah haji. Haji adalah ziarah ke Mekkah yang dilakukan pada bulan Islam Dzulhijjah. Umat Islam kembali menapaki jalan Nabi Ibrahim (AS), melakukan peristiwa-peristiwa khusus yang pernah terjadi dalam hidupnya berupa ibadah kepada Allah (SWT).

Haji adalah rukun Islam kelima dari lima rukun Islam dan diwajibkan bagi setiap Muslim yang mampu setidaknya sekali dalam hidup mereka. Beberapa individu tidak dapat berpartisipasi dalam haji karena alasan kesehatan dan keuangan. Anda tidak berdosa jika tidak menunaikan haji; selama Anda membuat niat untuk melakukannya suatu hari dan membuat doa terus menerus Anda akan mendapatkan imbalan positif.

Haji adalah kesempatan bagi umat Islam untuk bertobat atas dosa-dosa mereka, memeluk iman mereka dan mengabdikan diri untuk ibadah yang didedikasikan di tempat paling suci di Bumi. Semoga Allah SWT memberikan kita semua kesempatan untuk menunaikan ibadah haji.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here